Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2014

“Setiap manusia berharga, ia adalah citra Allah” (Bdk. Konstitusi SPM hlm. 17)

Dijiwai oleh semangat kesamaan martabat manusia sebagai citra Allah, maka pada hari Minggu, 26 Oktober 2014, 19 saudara/i Kerabat SPM mengikrarkan janji I dan 10 saudara/i menyatakan diri ingin bergabung dalam wadah Kerabat SPM. Upacara penerimaan berlangsung dalam Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh Rm. Paskalis Tumarno, O.Carm di kapel SPM Probolinggo. Seusai Perayaan Ekaristi acara dilanjutkan dengan santap siang bersama di ruang Betania. Dalam acara ramah tamah, para Kerabat SPM dari Surabaya menampilkan drama singkat menegenai proses penerimaan anggota. Dalam acara tersebut sangat terasa suasana penuh keakraban dan persaudaraan.

Proficiat dan selamat mewartakan spiritualitas kesamaan martabat manusia sebagai citra Allah di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat!

IMG_2745 IMG_2749 IMG_2764 IMG_2735 IMG_2725 IMG_2715 IMG_2712 IMG_2711 IMG_2707 IMG_2689 IMG_2803 IMG_2826 IMG_2831 IMG_2845 IMG_2858 IMG_2878 IMG_2882 IMG_2896 IMG_2900 IMG_2902

Read Full Post »

RIP Sr. Fransiska, SPM

TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!

Pada hari Jumat, 24 Oktober 2014, Sr. Fransiska, SPM berpulang ke rumah Bapa pada pukul 14.10 WIB. Beliau meninggal pada usia 68 tahun karena mengalami penyakit komplikasi.

Sr. Fransiska memasuki gerbang Postulat SPM saat beliau berusia 34 tahun setelah diteguhkan oleh Sr. Alfonsa, SPM (alm) yang berkata, “Tuhan memanggil itu tidak melihat umur, tidak melihat pandai, dan tidak melihat dosa, tetapi melihat Siska apa adanya.” Sr. Fransiska percaya bahwa Tuhan selalu bersamanya dalam suka dan duka, serta Bunda Maria yng diimaninya selalu menolong. Selama di biara, Sr. Fransiska mengalami kebahgiaan, berkembang dalam hidup rohani maupun jasmani, diteguhkan, serta semakin dekat dengan Tuhan. Sr. Fransiska pernah bertugas sebagai kepala TK, pimpinan Asrama, tata laksana rumah tangga, dan sosial pastoral. Semasa berkarya di sekolah, beliau sangat perhatian kepada anak-anak dan bertanggung jawab dalam hal kebersihan, serta mempersatukan para guru. Suster kelahiran Klaten ini memiliki perhatian besar terhadap orang-orang kecil. Suster yang murah senyum ini pernah membangun hidup persekutuan di komunitas Situbindo, Telomoyo-Malang, Surabaya, Kepanjen-Malang Selatan, Banyuwangi, Pelaihari-Kalsel, dan terakhir di Jombang.

Selamat jalan Sr. Fransiska, terima kasih untuk kehadiran Suster sebagai saudari dalam Kongregasi SPM Provindo. Doakanlah kami yang masih berjuang di dunia.

IMG_2563 IMG_2571 IMG_2572 IMG_2575 IMG_2579 IMG_2582 IMG_2584 IMG_2586 IMG_2590 IMG_2591 IMG_2597 IMG_2602 IMG_2605 IMG_2607 IMG_2626 IMG_2632 IMG_2633 IMG_2636 IMG_2640 IMG_2647 IMG_2657 IMG_2658

Read Full Post »

“Tiap tahun kita mengambil waktu sekurang-kurangnya seminggu untuk berkhalwat dan menguji kesetiaan kita kepada Injil dan kepada kharisma kita sendiri, supaya dapat meneruskan perjalanan hidup dengan semangat baru, dalam kepekaan terhadap Roh.” (Konstitusi SPM hlm. 43)

Berpegang pada teks konstitusi SPM di atas, para Suster Yunior SPM mengambil waktu untuk undur diri dari kesibukan karya dan rutinitas harian, memasuki keheningan retret di Rumah Retret Kristus Raja, Girisonta, dalam bimbingan Rm. Zahnweeh, SJ. Retret yang diadakan pada tanggal 24 September-2 Oktober 2014 ini diikuti oleh 21 Suster Yunior dan Medior Baru. Selama 8 hari, para Suster diundang untuk membangun sikap batin yang benar di hadapan Allah, belajar dari Nabi Musa, Elia, dan Fransiskus Asisi yang mengalami Allah yang sungguh hadir dan selalu dekat. Retretan juga diajak untuk semakin mengenali, merasakan dan menghayati kerinduan hati terdalam karena di situlah kehendak Allah dinyatakan, menjadi pribadi yang memiliki kesederhanaan hati seperti Miryam, dan rendah hati seperti Perempuan Kanaan yang percaya, serta merasakan kasih dan kerahiman Allah yang tanpa batas yang digambarkan oleh Yesus Sang Gembala Sejati.

Pada Perayaan Ekaristi penutupan retret, para Suster mengungkapkan rasa syukur dalam bentuk drama, nyanyian, serta puisi. Dalam ekspresi tersebut terungkap kegembiraan serta rasa syukur para Suster karena bisa menimba kekuatan rohani selama retret. Para Suster juga siap diutus menjadi malaikat-malaikat pembawa kabar sukacita di tengah komunitas, unit karya, serta di mana pun berada.

Proficiat dan selamat meneruskan perjalanan hidup!

100_6749 (FILEminimizer) 100_6757 (FILEminimizer) 100_6759 (FILEminimizer) 100_6769 (FILEminimizer) 100_6771 (FILEminimizer) 100_6777 (FILEminimizer) 100_6780 (FILEminimizer) 100_6781 (FILEminimizer) 100_6784 (FILEminimizer) 100_6792 (FILEminimizer) 100_6797 (FILEminimizer) 100_6808 (FILEminimizer) DSCN3044 DSCN3048 DSCN3054 DSCN3055(1) DSCN3058 DSCN3060

Read Full Post »